Bismil laahir rahmaanir rahiim
5 Cara sederhana untuk bahagia: 1. Bebaskan hati dari rasa benci; 2. Bebaskan pikiran dari rasa kuatir; 3. Hidup sederhana; 4. Lebih banyak memberi; 5. Lebih sedikit berharap; Selamat berbahagia Saudaraku... :-)

Kata Mutiara hari ini :

* Bukan karena hari ini indah lantas kita bahagia, tapi karena kita bahagia maka hari ini menjadi Indah. * Bukan karena tak ada rintangan lalu kita optimis, tapi karena kita optimis maka rintangan jadi tak ada. * Bukan karena mudah trus kita yakin bisa, tapi karena kita yakin bisa maka semua jadi mudah. * Bukan karena semua baik lalu kita tersenyum, tapi karena kita tersenyum maka semua menjadi baik. :-)

Sabtu, 20 Agustus 2011

Hukum Wanita Mengecat Rambut

Jakarta - Tanya:
Apakah hukumnya wanita mencabut alis dan mengecat rambut (warna hitam atau warna lain)? Mohon penjelasan ustadz

(danesh)
Jawab:
Ulama-ulama masa lampau sepakat menyatakan tidak boleh mengubah ciptaan Allah, termasuk memperbaiki alis atau mencabut rambut. Agaknya sikap mereka yang demikian tegas disebabkan karena cara dan alat yang digunakan ketika itu menyakitkan dan dapat membehayakan. Kendati pendapat ini masih dianut oleh sebagian ulama dewasa ini, tetapi ada juga yang mempunyai pendapat berbeda.

Prof. Ahmad Muhammad Jamal, Guru Besar Ilmu Tafsir di Universitas Um al-Qura, Saudi Arabia, menyatakan dalam bukunya Yas’alunaka bahwa: “ dalam majallah Liwa al-Islam yang terbit di Mesir 9/7/1406 H terdapat fatwa yang membolehkan mencabut rambut yang terdapat pada wajah perempuan, mengatur alis serta menggunakan mascara atau alat-alat kecantikan selama tidak berlebih-lebihan karena kebutuhan perempuan kepada hal-hal itu.” Perlu ditambahkan bahwa ini bukan berarti “mencukur habis alis”, tetapi sekadar merapikan, karena mencukur habis mengesankan pengubahan ciptaan Allah, bukankah semua manusia normal memiliki alis?

Pada dasarnya tidak ada larangan mengecat rambut. Nabi SAW menganjurkan agar uban dicat, teteapi sabda beliau: “ hindari warna hitam!” (HR. Abu Daud dan an-Nasa’i), ini agaknya agar tidak terkesan ada penipuan menyangkut usia. Karena itu beliau berpesan: “Siapa yang melamar seorang perempuan, padahal ida mengecat rambutnya, maka hendaklah dia memberitahukannya bahwa dia mencat rambutnya.” Dari penjelasan di atas, ulama membenarkan mengecat rambut selama cat tersebut tidak berwarna hitam. Larangan ini dipahami oleh sementara ulama dalam arti haram, sedang ulama lain sekedar menilainya makruh. Sedang warna lain yang tidak mengesankan pnipuan pada prinsipnya dibenarkan kalau enggan berkata dianjurkan. Demikian, Wallahu A’lam

(M Quraish Shihab)

(Qur'an and Answer ini merupakan kerja sama detikcom dengan www.alifmagz.com)

Sumber : Detik Ramadhan

Tidak ada komentar:

SMK 1 SEMARANG

About This Blog

Selamat datang di website pribadiku…

Blog ini aku buat sebagai sarana untuk mengekpresikan diri di dunia online.

Fungsi utama dari blog ini adalah untuk mengumpulkan informasi yang bermanfaat buat diriku sendiri pada khususnya dan rekan rekan pengunjung pada umumnya.

Isi dari blog ini aku sarikan dari beberepa link atau beberapa peristiwa, terkadang juga dari beberapa materi yang sedang aku pelajari dan analisa dengan harapan akan bermanfaat dan selalu dapat dilihat dimanapun kita berada.

Bagi rekan rekan dan pengunjung yang kurang berkenan dengan isi serta materi yang terpasang pada website pribadiku ini, sebelum dan sesudah nya mohon maaf dan mohon dibukakan pintu maaf yang seluas luasnya serta mohon diijinkan untuk mengcopy paste materi atau mempostingkannya sehingga bermanfaat buat kita semua.

Saran dan kritik secara pribadi dapat dikirimkan via :

Email : selo77ss@yahoo.com


Terima kasih.


Salam

-ss-

BINA SARANA INFORMATIKA

Majelisrasulullah.org

Pengikut

STMIK NUSA MANDIRI

Ilmu Komputer.com

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP